Posts

Showing posts from March, 2018

Headline Kompas.com: Gerindra: Anies Baswedan dan Gatot Nurmantyo Calon Kuat Pendamping Prabowo

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo disebut menjadi calon kuat kandidat wakil presiden bagi Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Pemilu Presiden 2019. Selasa (27/3/2018) , melalui pesan singkat Wakil Sekjen Gerindra Andre Rosiade mengatakan bahwa Anies punya peluang yang besar, Gatot juga mempunyai peluang dan kesempatan yang sama dengan Anies, oleh karena itu kedua orang ini mempunyai kesempatan yang sama. Hal senada disampaikan Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria. Ia mengungkapkan, dua nama itu berpeluang besar menjadi calon wakil presiden pendamping Prabowo. Hingga saat ini Prabowo belum mendeklarasikan diri maju dalam Pilpres 2019. Deklarasi menunggu pembahasan dalam rapat koordinasi nasional (rakornas) Gerindra pada awal April 2018.   sumber:  https://nasional.kompas.com/read/2018/03/27/15112621/gerindra-anies-baswedan-dan-gatot-nurmantyo-calon-kuat-pendamping-prabowo  

Headline Kompas.com: Ini Jawaban JK saat Ditanya Peluang Anies Maju jadi Cawapres

Wakil Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK) bersama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengikuti jalan santai Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) daru Monas hingga Bunderan HI, Minggu (25/3/2018). Saat diwawancarai mengenai peluang Anies menjadi calon wakil presiden (cawapres) di pemilu mendatang. Menjawab pertanyaan tersebut, JK hanya mengatakan agar Anies fokus ke jabatannya dulu saat ini. Saat ditanya apakah nantinya dia akan merekomendasikan Anies menjadi cawapres, JK mengatakan tidak. Menurut dia, hal itu merupakan wewenang partai. Saat ditanya apakah nantinya akan kembali mendampingi Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres mendatang, JK hanya mengatakan saat ini belum waktunya untuk membicarakan hal tersebut. sumber:  https://nasional.kompas.com/read/2018/03/25/09374031/ini-jawaban-jk-saat-ditanya-peluang-anies-maju-jadi-cawapres

Headline Kompas.com: Alasan Bakri, Penghulu Muda Rajin Laporkan Gratifikasi dari Warga ke KPK

Abdurrahman Muhammad Bakri (35) mengaku sejak kecil sudah dididik oleh kedua orangtuanya untuk disiplin dan jujur. Didikan disiplin dan jujur itulah kemudian diterapkan Bakri tidak hanya di lingkungan keluarga, namun juga di tempat dia bekerja. Bakri selama ini bekerja di Lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Klaten sebagai penghulu di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Sabtu (24/3/2018), Bakri menegaskan bahwa dari kecil dia sudah dididik untuk disiplin dan jujur, setelah masuk kerjapun Bakri juga dipesan oleh orangtuanya untuk bekerja dengan baik sesuai aturan. Karena tidak enak hati lantas uang tersebut dia terima. Uang yang bukan haknya yang diterima dari warga itu kemudian dia laporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sumber:  https://regional.kompas.com/read/2018/03/24/15031891/alasan-bakri-penghulu-muda-rajin-laporkan-gratifikasi-dari-warga-ke-kpk